Batu ini berusia lebih dari 200 juta tahun. Dan itulah waktu yang aku butuhkan untuk sampai pada perasaan tidak peduli lagi padamu. Suatu ketika seorang ibu menerima telepon dari kantor polisi. “Halo. Selamat sore, Bu, kami mau memberi tahu kalau putri Ibu saat ini ada di kantor polisi dan Ibu harus datang sendiri untuk menjemput dia.” Tidak lama kemudian, sang ibu telah berada di dalam mobil bersama putri semata wayangnya. Sejak kehilangan figur ayah, putrinya yang kini beranjak remaja telah menjadi seorang gadis yang suka melawan. Keduanya diam dan tidak saling berbicara sepanjang malam… bahkan sampai keesokan siangnya. Lalu sang ibu memecah keheningan dengan memberikan sebuah kotak yang dibungkus rapi. Sang putri membukanya dengan acuh tak acuh. Ia lalu menemukan sepotong batu yang antik. Dengan mata berbinar ia memandang sang ibu dan bertanya,”Ibu untuk apa batu ini?” “Ini kartunya… bacalah.. ” jawab sang ibu tersenyum. Sang putri mengambil kartu itu dan membacanya. Air mata meleleh di pipinya. Ia bangkit dan memeluk ibunya. Kartu itu jatuh ke lantai. Dan inilah kata-kata yang tertera di kartu itu: Batu ini berusia lebih dari 200 juta tahun. Dan itulah waktu yang aku butuhkan untuk sampai pada perasaan tidak peduli lagi padamu.
Make your own free website on Tripod.com